MELAWAN KEMUSTAHILAN

Apa saja yang dibahas dalam Buku Melawan Kemustahilan?

  1. Bagaimana hubungan Dengan Allah akan sangat berpengaruh terhadap segala yang terjadi di dalam kehidupan kita
  2. Usaha seperti apa yang harus dilakukan agar mendapatkan kebaikan dan bantuan dari Allah
  3. Pengalaman bagaimana cara menghadapi orang yang levelnya lebih tinggi di atas kita dan berhasil menjalin kerjasama dengan orang besar tersebut
  4. Tips cara meminta ke Allah bagaimana agar diberikan rezeki NOMPLOK
  5. Cerita mengenai pengalaman bahwa teknis dan strategi itu urusan kesekian bahwa MENTAL kita yang utama
  6. Bagaimana cara menghindari mental BERHUTANG
  7. Bagaimana cara menyelesaikan AMANAH yang ternyata LEBIH BESAR daripada PENDAPATAN / GAJI
  8. Bagaimana mencari “TONGKAT MUSA” di dalam diri kita
  9. Bagaimana menerapkan metode “SAFFA-MARWAH” dalam usaha mencari solusi di tengah lilitan hutang
  10. Tips mencari pembeda USAHA ANDA dengan USAHA ORANG LAIN. Karena faktor rizki masing-masing orang berbeda
  11. ….dan masih banyak lagi!

PENGELUARAN KECIL BERDAMPAK BESAR

Kisah ini pertama kali saya baca pada sebuah buku, dan belakangan baru saya ketahui ternyata pernah dituliskan oleh Joshua Harris, penulis dari Amerika.

Kisahnya tentang sebuah kota kecil di Austria. Kota itu memiliki sebuah danau yang indah, karena airnya langsung berasal dari lereng gunung Alpen. Tentu saja airnya jernih dilengkapi angsa-angsa cantik yang berenang di danau.

Banyak wisatawan yang singgah di kota tersebut untuk menikmati pemandangan alam itu.

Untuk menjaga kebersihan danau, pemerintah kota menggaji seorang bapak tua yang tinggal di lereng gunung.

Si bapak bertugas membersihkan mata air dari daun-daun dan ranting yang jatuh. Meskipun pekerjaannya tak terlalu sulit, ia mendapat gaji yang cukup.

Singkat cerita, suatu hari dewan kota meninjau kembali pengeluaran yang dihabiskan pemerintah setiap tahun. Perhatian mereka tertuju pada anggaran gaji bapak tua tersebut.

Mereka merasa tidak mengenal si bapak, dan pekerjaan yang ia lakukan juga bukan hal penting. Mereka memutuskan menarik anggaran tersebut, demi menghemat pengeluaran pemerintah.

Kisah pun berlanjut, setelah bulan demi bulan berlalu keputusan itu mulai terlihat dampaknya.

Karena mata air di lereng gunung tidak terjaga dari kotoran, maka daun dan ranting menumpuk.

Akibatnya aliran air jadi terhambat, danau di kota menjadi keruh. Angsa-angsa cantik tak sudi lagi berenang di sana, sejalan dengan itu wisatawan pun berkurang drastis!

Dewan kota menyesali kebijakan mereka. Siapa sangka, pengeluaran kecil untuk menjaga mata air ternyata berpengaruh besar.

Mari kita gali hikmah yang terkandung dalam kisah ini.

Ternyata, berapa banyak pengeluaran kecil yang bisa berpengaruh besar dalam hidup kita.

Selama ini kita abaikan karena menganggap bisa dihapus & dihemat.

Membeli buku adalah contoh pengeluaran kecil yang sering dianggap tidak penting.

Padahal dengan membaca kita bisa bertambah ilmu, dan ilmu memiliki peran besar dalam hidup kita.

Perintah Membaca adalah firman Allah yang pertama kali diturunkan.
Membaca buku membuat kita ber ilmu.
Membaca buku membuat kita tahu lebih – lebih tahu.

Semua ada ilmunya, termasuk dalam hal menjemput rezeki Allah swt.

Jika ilmu tidak bertambah, bagaimana kita berharap rezeki akan bertambah ? Karena setiap rezeki ada ilmunya, dan setiap ilmu ada rezekinya.

Oleh karena itu, mari kita bangun kebiasaan untuk memperhatikan hal-hal kecil tetapi bisa berdampak besar.
Rutin membaca buku adalah salah satu contohnya.

Pesan Buku Melawan Kemustahilan klik link di bawah ini:

PESAN BUKU MELAWAN KEMUSTAHILAN